Memperpanjang Paspor di Kantor Imigrasi Bekasi? Cepat dan Mudah!

Memperpanjang Paspor di Kantor Imigrasi Bekasi? Cepat dan Mudah!

Beberapa waktu lalu saya memperpanjang paspor saya di Kantor Imigrasi Bekasi karena masa berlaku yang hampir habis. Bukan, bukan karena ada rencana untuk keluar negeri dalam waktu dekat. Hanya memperpanjang saja kalau-kalau dapat kesempatan untuk pergi (lagi). 😀 Dan berikut saya akan menceritakan pengalaman saya saat memperpanjang paspor yang ternyata mudah dan cepat.

Persyaratan untuk Memperpanjang Paspor

Karena ini pertama kalinya saya memperpanjang paspor, jadi saya agak bingung mengenai persyaratan dan dokumen yang perlu dipersiapkan. Saya sempat mencari di internet tapi kebanyakan hasil pencarian yang muncul mengenai persyaratan lama. Sempat juga ngubek-ngubek akun Twitternya @kanim_bekasi, kirim surel sana-sini hingga bertanya ke teman yang beberapa waktu lalu juga sempat memperpanjang paspor. Dan akhirnya saya berhasil mendapatkan informasi yang valid mengenai dokumen yang perlu dipersiapkan untuk memperpanjang paspor.

Karena paspor saya keluaran di atas 2009, jadi saya cuma perlu menyiapkan:
– paspor lama dan fotokopi*,
– KTP-el dan fotokopi*,
– biaya penggantian paspor (355 ribu untuk paspor 48 halaman),
– dan materai 6000 untuk formulir pernyataan.
*fotokopi di kertas a4, tidak dipotong.

Dokumen? Cek!

Mengambil Antrean Daring

Sebelum datang ke Kantor Imigrasi Bekasi saya perlu mengambil antrean daring di antrian-online.com. Dan pastikan untuk mengambil antrean dari jauh-jauh hari karena biasanya antreannya sudah penuh untuk satu bulan ke depan. Dan itu yang saya alami. Saya mengambil antrean di April dan mendapatkan jadwal untuk akhir Mei. 😀

Saya juga menyarankan untuk mengambil antrean via peramban di komputer karena pada akhir proses, kita perlu mencetak kode QR sebagai bukti antrean daring. Kode QR ini wajib dibawa untuk konfirmasi saat datang ke kantor imigrasi dan agar kita mendapatkan nomor antrean untuk pemeriksaan berkas.

Mengantre dan Pemeriksaan Berkas

Saya tiba sekitar pukul 08:30, 30 menit sebelum jadwal saya. Datang lebih awal itu lebih baik kan? 😀 Alih-alih agar tidak datang melewati jam yang sudah dipilih, atau saya perlu mengambil antrean daring lagi dan menunggu beberapa minggu lagi. Hahaha.

Setelah konfirmasi antrean daring di gerbang masuk (dengan memindai kode QR antrean daring), saya mendapatkan nomor antrean untuk pemeriksaan berkas. Dan karena saya belum mengambil formulir sebelumnya, petugas yang berjaga juga memberikan formulir yang perlu diisi.

Dan ini pentingnya datang lebih awal sebab sekitar 15 menit kemudian, nomor antrean saya dipanggil. Untung saya sudah selesai mengisi formulirnya. 😀 Saya lalu mendatangi loket Customer Service untuk pemeriksaan berkas. Karena dokumennya sudah lengkap, proses ini sangat cepat. Dan selepas pemeriksaan berkas, saya mendapatkan nomor antrean lagi untuk proses selanjutnya, pengambilan foto dan wawancara.

Proses Terakhir: Foto serta Wawancara. Dan Pembayaran!

Ini bagian yang membutuhkan kesabaran. Sebab saya perlu menunggu sekitar 1 jam sebelum nomor antrean saya dipanggil. Untung saja ruang tunggu di Kantor Imigrasi Bekasi itu nyaman jadi tidak terasa kalau saya sudah menunggu cukup lama.

Setelah nomor antrean saya dipanggil, saya masuk ke ruangan di belakang customer service untuk pengambilan foto dan wawancara. Tahap ini juga tidak terlalu lama dan hanya memakan waktu sekitar 15 menit.

Selesai pengambilan foto dan wawancara, saya mendapatkan lembar pengantar untuk pembayaran biaya penggantian paspor. Untuk pembayarannya bisa via mobil pos keliling yang ada di halaman Kantor Imigrasi Bekasi atau via bank. Saya memilih membayar via pos keliling jadi saya tidak perlu repot-repot ke bank atau ATM untuk transfer.

Mengambil Paspor Baru!

TL;DR

Silakan langsung datang ke Kantor Imigrasi Bekasi setelah 5 hari kerja dari waktu pembayaran. Bawa lembar pengantar pembayaran, bukti pembayaran dan KTP asli. Sertakan Kartu Keluarga kalau juga mengambil paspor milik keluarga. Dan pindai nomor permohonan untuk mengambil antrean. Letak pemindainya di depan loket Customer Service.

Proses pengajuan penggantian paspor sudah selesai. Sekarang saya hanya tinggal menunggu sekitar 4 hari sebelum saya bisa mengambil paspor baru saya. Setidaknya itu yang tertera di lembar pengantar pembayaran. 🙂

Tapi sebenarnya proses ini cukup membingungkan, karena di lembar pengantar pembayaran dikatakan kalau saya bisa mengambil paspor setelah 4 hari kerja dari waktu pembayaran dan perlu mengambil antrean daring lagi. Tapi saya baru bisa mengambil antrean daring 5 hari setelah pembayaran karena sistemnya baru membaca nomor permohonan setelah 5 hari kerja. Itu pun karena saya mencobanya setelah mendapatkan SMS pemberitahuan kalau paspor saya sudah siap. Dan belum sampai di situ saja, karena ketika saya mencoba mengambil antrean, ternyata jadwal yang tersedia tidak bisa dipilih. Akhirnya saya bertanya via Twitter mengenai hal ini dan mendapat balasan kalau saya bisa langsung datang setelah 5 hari kerja. Duh! ( -_-“)

Ya sudahlah, berbekal lembar pengantar pembayaran dan bukti pembayaran, saya datang ke Kantor Imigrasi Bekasi pada Kamis lalu. Sesampainya di sana, saya bertanya kepada petugas mengenai pengambilan paspor dan saya langsung diarahkan ke loket 8, loket untuk pengambilan paspor.

Lagi, ternyata saya tidak bisa langsung ke loket 8 karena saya perlu mengambil antrean dulu. Nah! Jadi saya perlu memindai nomor permohonan di loket antrean yang letaknya di depan loket Customer Service, dekat dengan loket 8. Kita bisa memindainya sendiri atau meminta bantuan kepada petugas yang ada. Setelah menunggu nomor antrean dipanggil, memeriksa informasi di paspor baru, akhirnya saya selesai memperpanjang paspor saya. Fiuhh... 🙂

Kiat dan Saran

  • Ambil nomor antrean dari jauh-jauh hari karena biasanya antrean untuk permohonan paspor sudah penuh untuk 1 bulan ke depan.
  • Ambil antrean via peramban di komputer karena ada kode QR yang perlu dicetak.
  • Siapkan dokumen yang diperlukan dan datang lebih awal dari jadwal.
  • Berpakaian rapi. Tidak mengenakan kaus dan/atau celana/rok pendek.
  • Saat membayar via mobil pos keliling, kita bisa memilih untuk mengirim paspor yang sudah jadi ke rumah. Kalau-kalau tidak bisa/tidak mau mengambil paspor langsung.Tentu ada biaya pengiriman.

Jadi, begitulah pengalaman saya memperpanjang paspor di Kantor Imigrasi Bekasi. Semoga tulisan saya membantu! 🙂

Support eljunokasih.com

Brave Goes to School: Introducing Brave Browser & Basic Attention Token

Brave Goes to School: Introducing Brave Browser & Basic Attention Token

Not like the monthly meetup, on June 5th-6th, Brave Squad Indonesia @IndoBrave held the very first Brave Goes To School event in Indonesia. This 2 days event took place at SMA Pax Patriae and SMP Pax Ecclesia, Bekasi. In total, around ~180 students attend the events. And the attendees is mostly from the 1st and 2nd grade and some teachers also joining us. Here’s a summary of this awesome event.

DAY 1

Brave Goes To School @ SMA Pax Patriae

For the first day, IndoBrave team represented by Viking KARWUR, IndoBrave founder, me and other IndoBrave fellows, Laurenzo, Lorenzo and Putro. We arrived at the venue around 08:30 AM, 2 hours before the event starts to do some preparations.

The students start to arrived around 10:30 AM and at the entrance door, they can took some stickers and leaflet with a link that can be used to download Brave. And after all students arrived into the auditorium, Viking open this event with a brief story about this event and then introduced the team that are present.

Introducing Brave Browser and Basic Attention Token

Brave Goes to School - Day 1

Pax Patriae students that attend Brave Goes To School – Day 1

After that, the event continued with the introduction about Brave Browser. I had a chance to introduce the Brave Browser. In short, I talked about what make Brave Browser different from other browsers. From the built-in adblocker, tracking protection and other protection settings to the upcoming Brave Ads.

Then, we have a Q&A session for Brave Browser. At this session, a lot of questions asked by the attendees. Like “Why Brave on Android have same interface with Chrome?”, etc. (I’m sorry, I forgot the questions. My bad! hehehe) And for every questions that asked, they can get some Brave Gears like keychain, t-shirt and wristband.

After the Q&A session finished, Viking continued with a quick presentation about Basic Attention Token (BAT). In general, he introduced BAT, the integration with Brave* as a proofing ground and the solution that offered for user and creators. Before we wrapped up this event with a group photos.

*note: BAT integration will not be limited to Brave Browser

DAY 2

Brave Goes To School @ SMP Pax Ecclesia

For the 2nd day, IndoBrave team is represent by Jemmy Novy, Tobias, Laurenzo, Lorenzo and myself and sadly Viking unable to join us for day 2. Like the day 1, IndoBrave team arrived 2 hours before the event start. But we need to wait until ~08:30 AM before we can do the preparation because of lack of information about which room that will we used.

And after the preparation, we start the event around 09:15 AM.

Jemmy Introduce Brave Browser at this Event

For this event, Jemmy, one of IndoBrave fellow gave a talk and introduce Brave Browser. After Tobias opened the event with a brief story about what kind of information that attendees will get. It was a short presentation, and after Jemmy finished his talk, we continued with Q&A session. Like the previous day, there’s a lot of questions that being asked. The most interesting question is about “Why Brave is represented with lion? And not a rabbit or else?“. 😀

And we finished this event with a group photo around 10:15 AM.

Brave Goes to School - Photo Group - Day 2

Say Thanks!

Personally, I would thanks to Pax Patriae and Pax Ecclesia, teachers and students for welcoming us and gave a permission to held this 2 days event. Also thank you to IndoBrave fellows for the help during the event. You are all awesome! See you in the next opportunity. <3

 

Photos: IndoBrave documentation

Support eljunokasih.com